Bukan Salah Gadget

Salam Semangat!

Sahabat guru, bulan kemarin, sekolah tempat saya mengajar  melakukan sosialisasi penggunaan e learning pada wali siswa kelas 4. Sekolah bekerja sama dengan sebuah lembaga penyedia jasa  layanan bimbingan belajar online atau e-learning berbasis teknologi. Saya tidak ingin membahas mengenai apa itu e learning, tapi ada ungkapan yang cukup menggelitik dari salah satu wali menanggapi rencana sekolah memberikan PR atau bimbingan belajar secara online. Wali tersebut mengatakan bahwa dirinya selama ini berupaya menjauhkan anak-anaknya dari penggunaan gadget, beliau agak risau karena dengan adanya program e learning ini berarti anaknya akan sering bersentuhan dengan gadget yang selama ini coba diminimalisir penggunaannya.

Laju perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini tidak sepadan dengan kesiapan kita menerimanya. Ibarat mata uang, perangkat teknologi memiliki dua sisi. Sisi positif dan sisi negatif. Kedua sisi tersebut sebenarnya bergantung pada kita yang menggunakannya.

Menurut saya bukan salah gadget jika ternyata banyak sisi negatif yang diperoleh dari penggunaan gadget. Salah kita yang tak mampu menggunakan gadget dengan bijak. Di balik sisi negatif ada juga sisi positif. Ada banyak manfaat yang dapat kita peroleh. Semuanya kembali pada kemampuan diri kita dalam memanfaatkannya.

Sahabat guru, berikut ini ada beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai orang tua dalam menyikapi penggunaan gadget untuk anak.

  1. Fahamkan

Memberikan pemahaman sangat penting. Seringkali kita sebagai orang tua lupa memberikan pemahaman pada anak. Melarang tanpa memberikan pemahaman akan membuat anak makin penasaran, dan memicu anak untuk melanggar apa yang kita larang. Memberi pemahaman tentang  positif dan negatif penggunaan gadget sangat penting, agar anak menggunakannya dengan bertanggung jawab.

  1. Batasi

Beri batasan waktu penggunaan gadget, agar anak kita tetap bisa melakukan banyak hal selain  bergadget ria J. Batasan waktu ini bisa didiskusikan dengan anak, buat sebuah kesepakatan bersama anak. Hal ini tentu akan lebih diterima oleh anak.

  1. Dampingi

Untuk anak-anak yang masih kecil pendampingan sangatlah penting. Pendampingan ini mungkin bagi orang tua yang sibuk bekerja agak susah karena waktu yang terbatas. Tapi kalau anak-anak sudah difahamkan, insya Allah tanpa didampingi pun, sudah bisa menggunakan gadget dengan bijak.

  1. Kontrol

Secara berkala lakukan control. Orang tua bisa mengecek histori/riwayat penggunaan gadget. Orang tua juga bisa bertanya secara langsung mengenai apa yang dilihat  atau dikerjakan anak menggunakan gadget. Selain mengontrol materi yang dilihat oleh anak, orang tua juga harus mengontrol lama penggunaan gadget. Misalnya, boleh main game satu jam di hari libur, tapi ternyata sudah dua jam si anak belum berhenti, maka orang tua harus menegurnya dengan baik dan tegas.

Sahabat guru, demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan. Moga bermanfaat, dan salam semangat!

Advertisements

E Book Buku Pelajaran Tematik

Salam Semangat!

Sahabat guru, berikut ini saya tampilkan beberapa foto buku tematik SD yang saya tulis. Buku ini ditulis berdasarkan silabus kurikulum 2013 edisi revisi 2016. Buku ini ditulis untuk digunakan di sekolah tempat saya mengajar, SDIT Luqman Al Hakim Sleman. Buku ini ditulis dengan memasukkan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Sangat cocok untuk sekolah sekolah Islam maupun SDIT. Untuk memberi kemanfaatan yang lebih luas saya berniat membagikan versi e book/PDF. Bagi yang berminat bisa menghubungi saya. Moga bermanfaat dan salam semangat!

Wow, Presentasi Siswa Kelas 3 SD tentang Listrik dari Kentang

Salam Semangat!

Sahabat guru, pagi tadi saya sangat berbangga hati. Salah satu sahabat guru mengirim sebuah video. Video tersebut menampilkan presentasi salah satu siswa sekolah kami. Untuk ukuran kelas 3 SD, menurut saya presentasi tersebut sangat baik. Presentasi tersebut berupa laporan praktik energi alternatif, listrik dari kentang.

Siswa kelas 3 tersebut bernama Muhammad Rafa Adha Yudhayana. Biasa dipanggil Rafa. Saat presentasi, Rafa memiliki rasa percaya diri yang baik dan menjelaskan dengan runtut.

Berikut ini saya tampilkan  video rekaman penampilannya Rafa di kelas. Semoga bermanfaat dan salam semangat!

 

Pengalaman Menulis di gurusiana

Salam Semangat!
Sahabat guru, suka menulis?
Ada banyak orang yang beranggapan bahwa menulis itu tidak mudah, butuh bakat, kemauan, dan kemampuan yang besar. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah. Menulis adalah suatu ketrampilan. Kita bisa trampil menulis jika mau terus melatihnya. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan rajin menulis. Menulis, menulis, dan teruslah menulis.
Sahabat guru, ada banyak media yang dapat menampung tulisan kita. Kita bisa menggunakan media tersebut untuk mengasah kemampuan kita menulis. Blog gurusiana menjadi salah satu media yang dapat menampung tulisan kita. Kalau selama ini sahabat guru merasa kurang mampu untuk menembus media massa seperti Koran atau majalah. Blog menjadi pilihan yang tepat. Blog itu ibarat kolam renang,dan Koran atau majalah ibarat samudra. Untuk bisa mahir berenang di samudra, kita perlu berlaih di kolam renang. Blog menjadi tempat yang paling nyaman untuk menambah jam terbang kita untuk menulis.
Sahabat guru, untuk bisa mengirimkan tulisan ke gurusiana sangat mudah. Sahabat cukup mendaftar menjadi anggota. Setelah itu sahabat guru bisa mengirimkan tulisannya kapanpun sahabat guru mau.
Jujur saja, semangat saya untuk kembali menulis salah satunya adalah karena melihat dan membaca tulisan para guru di berbagai kota yang bergabung di gurusiana. Banyak sekali guru yang sangat produktif menulis. Bergabung di gurusiana juga memungkinkan kita berinteraksi dengan para penulisnya.
Sahabat guru, ada banyak manfaat yang saya peroleh dengan menulis di gurusiana. Saya merasa mendapat rumah dan keluarga baru yang membuat saya tinggal dengan sangat nyaman dan bahagia. Sahabat guru sudah bergabung di gurusiana? Selamat bergabung, selamat menulis! Saya tunggu sarannya di http://ariniljanah.gurusiana.id/. Moga bermanfaat dan salam semangat!

Majalah Sekolah

Salam Semangat!

Sahabat guru, Kali ini saya ingin memperkenalkan majalah sekolah. SDIT Luqman Al Hakim Sleman (ESLUHA ALLSMART) memiliki majalah bernama ALLSMART. Majalah ini terbit setiap 6 bulan sekali. Materi majalah diharapkan dapat memberi manfaat dan juga alternatif bacaan yang mendidik bagi seluruh warga sekolah. Selain itu juga memberikan informasi mengenai kegiatan sekolah yang sudah berlangsung berupa foto-foto kegiatan sekolah.

Majalah sekolah menerima naskah dari seluruh warga sekolah dan luar sekolah. Siswa yang karyanya dimuat akan mendapat bingkisan menarik sebagai bentuk apresiasi. Apresiasi ini diberikan untuk menumbuhkan minat siswa untuk terus berkarya.

Sahabat guru, boleh mengirim karya ke majalah. Silahkan email ke allsmart.magazine@gmail.com. Moga bermanfaat dan salam semangat!

Guru Menulis Buku

Salam Semangat!

Sahabat guru, saat ini pemerintah sedang berupaya menumbuhkan budaya literasi di seluruh jenjang pendidikan. Sebuah gerakan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kecerdasan literasi. Secara umum, kecerdasan literasi dapat diterjemahkan sebagai kemampuan dalam mengakses, memahami dan menggunakan informasi secara cerdas.
Budaya literasi erat kaitannya dengan proses pendidikan. Praktik pendidikan perlu menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran agar semua warganya tumbuh sebagai pembelajar sepanjang hayat. Untuk mendukungnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
SDIT Luqman Al Hakim Sleman (ESLUHA ALLSMART) sebagai lembaga pendidikan menyambut baik gerakan literasi yang dicanangkan oleh pemerintah. Salah satu gerakan yang disambut baik adalah gerakan menulis buku bagi guru.
Guru Menulis Buku
Pemerintah melalui Kemendikbud selain mencanangkan Gerakan Literasi Sekolah juga mencanangkan Gerakan Literasi Nasional (GLN). Gerakan literasi nasional menyasar seluruh lapisan masyarakat dan dunia pendidikan tidak terkecuali para guru. Semua guru diharapkan dapat menuangkan ide dan pemikirannya ke dalam buku, sehingga dapat memperkaya sumber bacaan bagi masyarakat luas dalam upaya membangun kebiasaan membaca untuk meningkatkan kualitas hidup generasi muda.
Guru ESLUHA ALLSMART menyambut baik program tersebut, meskipun buku-buku yang diterbitkan masih sebatas buku pembelajaran. Menulis buku bagi guru ESLUHA adalah bagian dari solusi sekolah memenuhi permintaan wali siswa akan ketersediaan buku siswa. Bermula dari masukan dari banyak wali siswa mengenai kualitas buku dari penerbit baik isi maupun kualitas kertas serta adanya revisi kurikulum, maka sekolah mengambil kebijakan guru untuk menyiapkan buku sendiri.

buku karya tim guru kelas 1

Gerakan menulis buku bagi guru ini berdampak cukup baik bagi persiapan pembelajaran. Selama menulis buku, secara otomatis guru sudah menyiapkan materi pembelajaran yang akan disampaikan. Sahabat guru, mau menulis buku pembelajaran? Moga tulisan ini dapat menginspirasi sahabat guru, moga bermanfaat dan salam semangat!

Amazing Al Qur’an dalam Pembelajaran Tematik

Salam Semangat!

Sahabat guru, pernah bingung menyiapkan materi pembelajaran di kelas? Saya pernah, hehe sering malah , Seperti bulan lalu saya sedang dikejar deadline menulis buku tematik. Saya merasa buntu merumuskan pembelajaran tematik dengan materi puisi, bagian-bagian tubuh hewan dan fungsinya, serta kegiatan ekonomi. Hingga akhirnya Allah menggerakkan jari saya untuk membuka Al Qur’an hingga sampailah saya pada ayat berikut.

“Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.”

(al-Hajj: 73)

Dari ayat tersebut  terbersitlah sebuah ide untuk  menulis puisi dan sebuah teks mengenai  insekta yang disebut dalam Al Qur’an.  Continue reading