Ciri Guru Efektif

Salam Semangat!

Sebelum menikah, saya tidak biasa merayakan ulang tahun. Tanggal dimana saya berulang tahun tidak menjadi hari spesial, biasa saja. Bahkan sering lupa dengan ulang tahun, baru ingat saat sahabat mengucapkan selamat. Tapi hal itu berubah setelah saya menikah. Suami saya termasuk suami yang romantis. Dia selalu mengajak saya untuk merayakannya meskipun sekedar minum es kelapa muda atau makan di warung lesehan dengan menu cah kangkung dan sambal teri. Perayaan ini membuat saya ketagihan karena setelahnya biasanya suami saya akan memberi kado berupa buku-buku yang bermutu. Salah satu buku yang pernah saya dapat adalah Menjadi Guru Efektif, The first Days Of School , yang ditulis oleh Harry K. Wong & Rosemary T. Wong. Buku ini tebalnya 412. Dan salah satu bab yang dibahas adalah bagaimana menjadi  guru yang efektif. Berikut ini saya tuliskan kembali ciri-ciri guru efektif  untuk Anda para pembaca. Semoga bermanfaat.

Tiga Ciri Guru Efektif

1. Memiliki ekspektasi positif terhadap kesuksesan siswa.

Sangatlah penting untuk guru menunjukkan ekspektasi yang positif terhadap semua siswa. Ekspektasi positif kadang disebut ekspektasi yang tinggi, atau menaruh harapan yang tinggi pada siswa, tidak boleh dicampuradukkan dengan standar yang tinggi. Memiliki ekspektasi positif berarti guru percaya kepada siswanya, dan bahwa siswanya bisa belajar dengan baik secara alamiah.

Kepercayaan pada ekspektasi positif didasarkan pada riset bahwa apapun yang diharapkan guru dari siswa adalah sesuatu yang akan dihasilkan siswa. Jika Anda yakin seorang siswa rendah tingkat penangkapannya, memiliki kecerdasan di bawah rata-rata, dan merupakan pembelajar yang lambat, maka siswa itu akan menjadi demikian karena semua ini keyakinan yang Anda pancarkan padanya. Jika Anda yakin seorang siswa memiliki kemampuan yang tinggi, di atas rata-rata, dan seorang pembelajar yang baik, maka siswa itu akan menjadi demikian karena semua ini ekspektasi yang Anda pancarkan kepada siswa tersebut.

2. Manajer kelas handal.

Manajemen kelas terdiri atas praktik-praktik dan prosedur-prosedur yang digunakan guru untuk mempertahankan sebuah lingkungan yang di dalamnya intruksi dan pembelajaran berlangsung. Agar hal ini terjadi, guru harus memiliki sebuah lingkungan yang diatur dengan baik.

Lingkungan yang diatur dengan baik   + Ekspektasi akademis positif   =  Kelas efektif

3. Mengetahui cara merancang pelajaran untuk dikuasai siswa.

Penguasaan pelajaran adalah bukti bahwa siswa memahami konsep atau memiliki kemampuan terhadap pelajaran seperti yang ditentukan guru. Untuk mengajarkan sebuah keahlian terhadap pelajaran tertentu, guru efektif harus melakukan dua hal ini:

  • Mengetahui cara merancang pelajaran agar siswa bisa belajar  suatu konsep atau kemampuan.
  • Mengetahui cara mengevaluasi pembelajaran untuk  menentukan apakah siswa sudah menguasai konsep atau kemampuan yang diajarkan.

Keberhasilan siswa dalam pelajaran adalah hasil dari seberapa baik guru merancang cara memberikan pelajaran dan mengecek kemampuan siswa menguasai pelajaran tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s